Tuesday, January 14, 2014

Napak Tilas 2013



google.com
 Bismillaahirrahmanirrahiim..

Assalamu'alaikum sob.. lama nian tak jumpa ga terasa dah 2014 ajaa :D

Postingan terakhirku di April 2013,, dan baru muncul lagi sekarang,, bukan lama lagi ya sob,, tapii bangettt..hohoh.. Tak apalah yang penting muncul lagi, mulai nulis lagi setelah sekian lama vakum...*ceilehh..ckckc

google.com
 Sobatmu ini ingin bercerita sebagian kisah-kisah hidup di tahun 2013... Singkatnya gini, tahun 2013 adalah tahun yang benar-benar berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,, tahun 2012 lulus profesi akuntansi dan bertambah gelar jadi S.E, Ak, tahun 2011 masih status mahasiswi Profesi Akuntansi, tahun 2010 masih status mahasiswi S1 Akuntansi, Desember baru S.E.. Nah, awal 2013 pyurr ga ada lagi kegiatan selain nulis n jobseeker.. Dan alhamdulliah per April dah mulai masuk dalam dunia kerja di salah satu BUMN setelah melalui proses perekrutan yang lumayan lama dan menguras tenaga tapi gak sia2 kok, alhamdulillah,, ga usah sebutin yaa,,heheh.. So far awal tahun 2013 adalah tahun yang menyenangkan..

Namun tak disangka dan sama sekali tak terlintas sedikitpun dalam fikiran dan benakku, bila di pertengahan 2013, terjadi peristiwa yang benar-benar menjatuhkan mental dan perasaanku di titik terendah, yaa,, kepergian papa tercintaku untuk selama-lamanya ramadhan kemarin tepatnya 24 Juli 2013, kepergian beliau betul-betul membuat saya shock sampai saat ini,, lebih tepatnya masih belum percaya karena beliau masih sangat terasa kasih sayangnya disini, dihati sanubariku yang paling dalam,, dan sepanjang kepergian beliau kucoba tuk kuatkan diri dengan berkeyakinan bahwa ALLAH Azza Wa Jalla begitu menyayangi beliau sehingga bersegera memanggilnya untuk bertemu di keabadian-NYA,, dan kepada-Nya lah sebaik-baik tempat kembali..


Mungkin yang takkan bisa kulupakan hingga nanti adalah keinginan beliau yang ingin dirapihkan atau diguntingkan kukunya oleh anak bungsunya ini.. Sampai kalimat ini terketik air mataku menggenang, mengalir.. Keinginan yang tidak beliau dapatkan hingga nafas terakhirnya.. Saya ga pulang jelang ramadhan karena saat itu saya masih di jakarta menjalani diklat pegawai baru.. dan awal ramadhan kakak perempuanku pun datang liburan ke makassar hingga tanggal 22 Juli, tepat sehari sebelum beliau pergi... kata mama beliau ga ingin dirapihin kukunya sama mama atau sama siapapun, nunggu saya pulang saja, kata beliau kan ade juga sudah mau pulang tunggu saja.. dan benar saja beliau menghadap-Nya dalam keadaan kuku yang masih panjang,, papaaa, maafkan anakmu paa..

Semua orang berduka, duka yang teramat sangat.. Sosok papa yang sabar, sholeh, rendah hati, penyayang dan suka menolong, didengung2kan oleh sahabat dan keluarga.. Bagiku papa adalah sosok lelaki terhebat di zamannya, masih ingat saat beliau mengajarkan kami mengaji waktu kecil, beliau selalu berkata kalau kalian tidak pintar mengaji, siapa yang akan ngajiin papa nanti,, do'a anak yang sholeh-sholehah lah yang masuk ke dalam kategori amalan yang tidak terputus ketika seseorang meninggal...

Dengan kondisi fisik dan tubuhnya yang kekurangan karena beliau memang terserang stroke beberapa tahun yang lalu, beliau tidak pernah mengeluh sedikitpun,, dalam hal ibadah baik itu sholat wajib, sunnah dan puasa ramadhannya kemarin alhamdulillah atas izin Allah tidak ada satupun yang bolong... Dan satu kesyukuran tersendiri bagi kami sekeluarga adalah kembalinya beliau di sisi ALLAH SWT di bulan suci ramadhan dan semoga aktifitas terakhir beliau disakaratul mautnya adalah penanda khusnul khatimah,, aamiin.. kata kakak perempuanku yang menyaksikan, beliau mengangkat tangan seolah bertakbir dan melipat tangannya sendiri seperti orang sedang sholat dengan lidah gemetar seperti lirih berucap Laa ilaaha illallaah..

google.com
Papa,, sosokmu panutan untuk kami anak-anakmu,, terima kasih atas kasih sayang, cinta, dan ilmu kehidupan yang telah kau bagi pada kami.. semangat ibadahmu kan kujadikan semangat tersendiri dalam diriku.. do'a2 yang telah kau lafazhkan selama hidupmu, tidak sia-sia, kami anak-anakmu, semoga mampu bertemu denganmu di Jannah-Nya.. kami bangga menjadi penerus generasimu, kami bangga menyandang namamu dibelakang nama kami,, kami sangat bangga dan bersyukur menjadi anakmu... Yaa ALLAH, terima kasih telah memberikan papa terhebat untuk saya, memberikan titipan cinta terindah untuk kami sekeluarga... Semoga beliau tenang dan mendapatkan tempat terbaik disisi-MU.. Aamiin yaa Mujiib..

Sejak kepergian beliau kami saling menguatkan satu sama lain terlebih, mama, kakak perempuanku, dan saya, kakak-kakakku yang lelaki mungkin mereka terlihat kuat karena tak menitikkan air mata mereka, tapi jauh dalam hati kecil mereka hanya ALLAH dan mereka yang tahu...


Masih teringat jelas tepat pukul 01:15 dini hari waktu itu, ponselku berdering dengan nama mama yang muncul, saat itu saya kaget dan dipenuhi tanya kenapa mama menelpon selarut ini.. dan saat mendengar suara di seberang rupanya suara kakak laki-lakiku yang pertama, "ni,, papa sudah pergii, tinggalkan kita semua.." betapa shocknya saya mendengar itu semua, saya tertegun sejenak mencoba berucap Innalilahi wa inna ilaihi rajiun tapi tak kuasa menahan tangis... Saya masih belum percaya, pipi dan tanganku kucubit kecil, sakitt,, berarti bukan mimpi,, segera saya bangkit dari tempat tidur,, memberitahukan ke kakakku yang ketiga setelah dia lepas salam tahajjudnya.. 

 Lekas kulangkahkan kakiku mengambil wudhu,, sholat dengan deraian air mata lanjut yasinan sembari menunggu kedatangan kakakku yang kedua... Sesaat setelah kakak keduaku tiba, kami saling mengingatkan untuk banyak2 mengingat ALLAH lalu berangkat pulang kampung di pukul 03:00 dini hari,, mata-mata keponakanku yang masih polos dan lugu tak mengerti mengapa kami semua terdiam, tanpa suara, hanya air mata yang tak terhenti menderai.. mobil kami melaju dengan kesedihan mendalam..

Masa-masa itu memang telah lewat beberapa bulan yang lalu, semoga kedepan bisa lebih merelakan dan mengikhlaskannya.. hanya ALLAH lah tempat kembali segala sesuatu..

Dan selang berapa bulan kemudian keluarga besarku kembali dirundung duka dengan kepergian adik bungsu dari mama tepatnya awal November 2013 lalu,, duka mendalam yang kami rasakan lagi-lagi kami hanya menyandarkannya pada ALLAH SWT...

Bulan penutup 2013, desember... sedikit cahaya terang menghampiri perasaanku, setelah bertubi-tubi dirundung duka,, saya tidak tahu apakah ini atau diakah yang ditakdirkan ALLAH untukku, yang jelasnya yang saya tahu dan saya impikan, adalah mendapatkan lelaki yang sholeh, yang kalau bisa sifatnya kurang lebih seperti papa, yang bisa jadi imam yang baik untuk keluarga kecil kami kelak... Aamiin..

Apapun yang terjadi di 2013, napak tilas ini membuat saya kembali merasakan perasaan-perasaan yang terjadi di tahun lalu tersebut,, semoga tahun 2014 ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, dan semoga impianku untuk menyempurnakan dien dengan seseorang yang shaleh terwujud.. dan sobat semoga kita semua sukses dunia akhirat, diampuni dosa-dosanya serta senantiasa dalam lindungan dan keberkahan ALLAH SWT..Aamiin Allaahumma Aamiin..



Selamat tahun baru 2014 sobat.. salam santun ukhuwah fillah..^_*05


 Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..




google.com
















Read More..

Tuesday, April 23, 2013

Keluarga, Sumber Semangat dan Kekuatan !

(Ilustrasi- sumber : google )



Assalamu'alaikum...


Sob, Keluarga dalam hidupmu berada pada level berapa ??


****

Tiba-tiba saja, ide menulis tentang keluarga ini muncul, gegara salah satu teman kantor tadi membahas ibu yang baru saja di rolling dan di tempatkan di cabang kota kami.

Yah, dan dengan woles-nya,,eehh,, melow maksudnya,,ckckc... Sih ibu itu nyanyi-nyanyi *pulangkan saja aku pada kampungku atau kampungku*... yahh sama aja ya,hihih,, intinya, ibu yang satu ini ingin kembali ke cabang yang beliau sebelumnya ditempatkan, yah di kampung halamannya itu.

Dan si ibu mendapat respon dari rekan kerja yang lain 

"Ibu, nikmati saja, nda usah terlalu difikirkan, kalau sudah dijalani pasti akan menyenangkan dengan sendirinya"

Si ibu dengan mukanya yang masih melow, merunut "bapak disini tinggal sama siapa ? pasti sama istri dan anaknya kan ? kalo saya, sendiri pak"

Rekan kerja alias si bapak yang berkomentar hanya tersenyum menanggapi runutan ibu tersebut, beliau maklum, tidak tinggal bersama keluarga pasti beda rasanya.

Yupp,, intinya, garis besarnya, blue line, red line, pink line,, ehh,, kepanjangan yahh..heee... berbeda rasa karena keberadaan keluaga.

Nah, kalau rainy sendiri, gimana ?? Hikss,, rainy kan belum punya keluarga kecil alias pasangan hidup dan anak-anak yah, jadinya otomatis keluarga yang paling dirindui yah mama, papa, kakak-kakak, dan ponakan-ponakan, wahh banyak...ckckck

Walaupun nggak tinggal bareng orang tua, insya Allah rainy berjuang untuk membahagiakan beliau, melalui do'a, dan apa saja yang rainy bisa lakukan untuk mereka. Semoga bisa, aamiin.

Intinya, tanpa keluarga di sisi hidup memang selalu terasa berbeda, karena keluarga adalah sumber semangat dan kekuatan, yang dianugerahkan-NYA. Oleh karena itu selama kita masih diberi kesempatan untuk bersama mereka, jadilah alasan senyuman di antara sekian banyak senyum yang terlukis diwajahnya. I Really Love My-BigFam, because ALLAH...


Kalau sobat ??

^_^05



Wassalam



Salam santun ukhuwah fillah & mari berbagi sobat... ^_*05





Read More..

Lebah hasilkan madu berwarna biru

Sumber : Google



Assalamu'alaikum...


Sobat,, pernah melihat madu berwarna biru, hijau atau malah terlihat seperti coklat cair ? 

Warna madu yang tidak lazim seperti yang telah disebutkan bukanlah madu yang berasal dari dunia dongeng di negeri khayalan, namun benar-benar telah terjadi sobat.
Pada (11/10/12) lalu, Situs National Geographic memberitakan peternak lebah di Timur Laut Negara Prancis mulai menemukan keanehan pada sarang-sarang lebah di peternakan mereka.

Para peternak lebah menemukan sarang-sarang lebah mulai terisi madu yang berubah warnanya menjadi berwarna biru dan hijau.
Melihat keanehan yang terjadi maka para peternak lebah di kota Ribeauville, Prancis, melakukan penyelidikan dan akhirnya mereka menemukan akar permasalahannya.
 
Alih-alih mengumpulkan nektar dari bunga, lebah lokal malah memakan sisa-sisa cangkang permen M&M berwarna yang tengah diproses oleh pabrik sampah pengolah biogas. Pabrik pengolahan biogas tersebut diketahui berjarak sekitar 4 kilometer dari lokasi peternakan lebah.

Mengetahui berpalingnya lebah-lebah ke pabrik tersebut, pihak pabrik akhirnya segera membersihkan setiap pintu masuk penampungan atau kontainer yang tidak tertutup dimana limbah permen M&M ditampung.

Selain itu untuk menghindari kejadian terulang, penyimpanan limbah akan direlokasi di ruang tertutup. Ini dikarenakan permasalahan perubahan warna pada madu adalah berita buruk bagi peternak lokal.

Di Prancis madu berwarna aneh tidak bisa dijual, karena Negara tersebut memiliki ketetapan standar atas kualitas madu yang diproduksi. Adapun standar warna madu yang dapat diizinkan untuk dijual adalah hampir tidak berwarna sampai coklat tua.

Sumber madu pun haruslah berasal dari nektar, selain itu madu tidak diperkenankan untuk dijual.
Kejadian berpalingnya lebah kepada permen memperberat masalah para peternak lebah di Timur Laut Prancis yang dalam satu tahun normalnya dapat memproduksi madu sekitar satu ton per tahun.

Sebelumnya, mereka juga dihadapkan pada tingginya angka kematian lebah dan rendahnya produksi madu akibat musim dingin yang berat.

Kejadian madu berwarna aneh boleh saja menjadi hal langka, namun kenyatannya keterangan atas kejadian ini telah dinyatakan oleh Al-Qur’an sejak 14 abad silam sob. Bahkan Ibnu Katsir mengungkapkan dengan tegas keterkaitan antara warna madu dan makanan sang lebah.


ALLAH SWT berfirman :: "Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya. Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berfikir. (QS. An-Nahl : 69)”


Menurut Ibnu Katsir maksud, “Dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya,” madunya itu berwarna putih, kuning, merah, dan warna lainnya sesuai dengan warna makanannya. Subhanallah… ^_^05



Sumber :
artikel telah di shared oleh : www.atjehcyber.net

  Wassalam...





Salam santun ukhuwah fillah & mari berbagi sobat... ^_*05



Read More..

Wednesday, April 3, 2013

Sesal Laras








 

 
Ilustrasi (Sumber gambar : google)


Laras duduk di tepian bangku tua, taman belakang rumahnya. Terdiam. Ketika kuhampiri, ia malah berlalu secepatnya. Aku khawatir, ia tak seperti biasa. Tak henti kutatap langkah sahabatku itu hingga membelok.

Jam yang melingkar di pergelangan tanganku telah menunjukkan pukul 16:45.

***
Aku kesepian. Aku mengakuinya dengan sempurna. Sangat. Tapi bukan berarti aku harus membalikkan kaki ke atas langit lalu berteriak lantang menentang Tuhan. Aku belum separah itu. Ralat, segila itu.

Apa ada yang tahu aku menghabiskan hari ini dimana ? Rasanya tak penting menjelaskan sedetilnya. Aku hanya ingin bercerita tentang lausan-lausan wajah yang kulihat hari ini.

Ada yang tengah berdua dengan kekasihnya atau suaminya, aku tak tahu jelas, jelasnya mereka jalan berdua.  Ada pula yang beriring jalan dengan mamanya, adiknya, jelasnya keluarga itu keluarga harmonis. Ada juga yang menikmati waktu sendirinya dengan menyertakan binatang kesayangannya, jelasnya dia masih ada yang menyayangi.

 Lantas aku ? Aku rasa siapapun telah tahu jawabnya.

Hahaha. Lucu. Begitu lucu hidup ini. Dulu, aku begitu terobsesi dengan materi, karir, dan segala yang berbau kesuksesan finansial. Tapi sayangnya aku lupa memperkaya diriku di sisi yang lain. Sisi yang tak akan pernah bisa dinilai dan dibeli dengan materi. Ya, berapapun itu.

Allah. Masihkah ada kesempatan untukku bercerita bersama Sanur, tentang hubungan kami, tentang impian memiliki laila sang permata hati, tentang kebahagiaan hidup yang tak hanya di dunia tapi juga di alam abadi, akhirat. Allah, ingin sekali aku kembali memperbaiki segalanya.

Allah. Masihkah ada kesempatanku membahagiakan mereka yang waktu kecil selalu kurengeki membeli mainan dan makanan yang kuinginkan. Masihkah ada maaf untuk semua kelakuanku yang telah membawa mereka ke rumah orang-orang tua yang putra-putrinya mengaku sibuk dengan kerja. Allah, ingin sekali aku kembali memperbaiki segalanya.

Bukankah penyesalan memang datang belakangan ? Dan penyesalan itu telah menghampiriku sekarang. Masihkah ada kesempatan kedua untukku dari kalian yang selama ini mencintaiku ?

Sekali lagi, aku memiliki banyak ruang hampa dihatiku, dan orang-orang menyebutnya kesepian.

Aku ingin kalian tetap mencintaiku. Semoga saja hari ini belum terlambat. Semoga !

***
Kugenggam erat carik kertas milik laras yang tak sengaja ia tinggal di bangku tua ini. Aku mengerti bagaimana perasaannya. Sangat. Dan aku tak pernah membayangkan apalagi menginginkan sifat dan tingkah yang ia lakukan kemarin.

Tapi, entah ! Tiba-tiba wajah aina yang merengek minta ditemani mengambil rapor kemarin terlintas. Dan aku yang tengah tergesa-gesa saat itu, hanya meminta bibi menemaninya.

Aina, bunda janji tak akan abai lagi. Semoga bunda tak terlambat. Semoga !
Read More..

From VLP To Friends

Blog Indonesia

blog-indonesia.com

VLP Chats

Hitstats

Indonesia Blogger

Blogger Indo