Monday, January 28, 2013

Kapur dan Penghapus







Assalaamu’alaikum

Sobat,, berikut ini sebuah kisah yang menggambarkan tentang kehidupan kita sekarang ini. Yang mungkin banyak diantara kita yang tak menyadari hal ini sama sekali. Semoga dengan hadirnya kisah ini kita dapat mengambil ibrah di dalamnya.

***
Seorang guru tampak bersemangat di depan kelas sedang mengajarkan mata pelajaran agama islam. Ia pun mencoba memberikan permainan yang melibatkan benda yang ia pegang saat ini. Ia lalu mengangkat kedua tangannya, sembari menekankan bahwa di kedua tangan itu ada dua benda yang berbeda, di tangan kanan ada kapur, di tangan kiri ada penghapus. 

Guru itu pun berkata “jika saya angkat kapur ini maka berserulah kapur, namun jika saya angkat penghapus ini maka berserulah penghapus”

Murid-muridnya pun mengerti dan mengikuti instruksi sang guru. Guru itupun terlihat silih berganti mengangkat tangannya, kian lama kian cepat.

Beberapa saat kemudian sang guru berujar “Baik, sekarang permainannya berganti ya, jika saya angkat kapur berserulah penghapus, dan jika saya angkat penghapus berserulah kapur”. Murid-murid serempak menyetujui.

Pada mulanya, murid-muridnya keliru dan kikuk, dan sangat sukar sekali mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tak lagi kikuk. Selang beberapa menit, permainan pun selesai. Sang guru tersenyum menatap wajah-wajah murid-muridnya yang mulai tampak kebingungan.

“Anak-anak, begitulah perilaku ummat islam sebagian besar sekarang. Awalnya kalian jelas dapat membedakan yang haq itu haq, yang bathil itu bathil. Namun kemudian, musuh-musuh ummat islam berupaya melalui berbagai cara, untuk menukarkan yang haq itu menjadi bathil, dan begitupun sebaliknya.”

Guru itu menghela nafas sejenak “Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kalian menerima hal tersebut tetapi karena terus menerus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kalian terbiasa dengan hal itu. Dan kalian pun mulai dapat mengikutinya. Musuh-musuh islam tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan etika, jadi berhati-hatilah karena saat ini telah banyak terlihat hal itu seperti misalnya berdua-duaan yang bukan muhrim tak lagi tabu, zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang lumrah, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik, seks sebelum nikah menjadi trend, materialistik menjadi gaya hidup dan masih banyak lagi hal lain yang telah tertukar posisinya, dengan kata lain tanpa disadari sebagian ummat islam sedikit demi sedikit menerimanya sebagai sesuatu yang benar. Maka berhati-hatilah anak-anakku, paham ??”







Sumber :
artikel : artikel-untuk-islam.blogspot.com
gambar : google






Wassalaam




Salam santun ukhuwah fillah & mari berbagi sobat... ^_*05

0 VLP'ers comment:

Post a Comment

Kesopanan berkomentar cerminan dari kepribadian kita ! Silakan berkomentar sobat ^_*05

From VLP To Friends

Blog Indonesia

blog-indonesia.com

VLP Chats

Hitstats

Indonesia Blogger

Blogger Indo